Jawaban PTS Schoology
1. Jika vektor a = (1 2 3), b = (5 4 –1), c = (4 –1 1) maka vektor a + 2b – 3c = (–1 13 –2). Vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan arah. Penulisannya bisa ditulis dalam 2 huruf kapital atau 1 huruf kecil. Penulisan vektor bisa dalam bentuk
- Baris: u = (u₁, u₂, u₃)
- Kolom: u =
- Basis: u = u₁i + u₂j + u₃k
Panjang vektor u: |u| =
Pembahasan
Diketahui
- a = (1 2 3)
- b = (5 4 –1)
- c = (4 –1 1)
Ditanyakan
Vektor a + 2b – 3c = ... ?
Jawab
a + 2b – 3c
=
=
=
=
= (–1 13 –2)
Jawaban: D
2. Jawaban:
3. a = 2i - 3j + 4k,
b = 5j + 5k = 0i + 5j + 5kab = 2(0) + (-3)(5) + 4(5) = 0 - 15 + 20 = 5
Vektor adalah suatu besaran yang memiliki nilai dan arah. Pada mata pelajaran Matematika dan Fisika, tidak asing mendengar kata besaran vektor dan besaran skalar. Vektor dan skalar berbeda tentunya, seperti pengertian di atas bahwa vektor memiliki arah sedangkan skalar hanya memiliki nilai saja tidak mempunyai arah.
Untuk menyelesaikan soal ini kita akan menggunakan konsep berikut, antara lain :
Kembali ke soal, mari simak penyelesaiannya pada pembahasan di bawah ini!
Diketahui :
- |a| = 4
- |b| = 6
- |a + b| = 2√19
Ditanya : nilai |a – b| = . . . ?
❖ Menentukan nilai 2 a · b
diperoleh: nilai 2 a · b = 24
❖ Sehingga, nilai |a – b|
∴ Kesimpulan : Jadi, nilai |a – b| = 2√7
Jawaban: A
b•c = 0
(p, 2, -1)•(1, -1, 3) = 0
p - 2 - 3 = 0
p - 5 = 0
p = 5
jadi b = 5i + 2j - k
Vektor a - b - c
=> (2, -3, 1) - (5, 2, -1) - (1, -1, 3)
=> (2-5-1, -3-2-(-1), 1-(-1)-3)
=> (-3-1, -5+1, 2-3)
=> (-4, -4, -1)
=> -4i - 4j - k
p² - 1 = √(p² + 3) √(p² + 3) (1/2)
2p² - 2 = p² + 3
p² = 5
P² - 5 = 0
(P + √5)(p - √5) = 0
P = √5
P = - √5
B = (1, -2, 1)
C = (7,(p - 1), -5)
> panjang AB = B - A
= (1, -2, 1) - (3, 2, -1)
= (-2, -4, 2)
> panjang BC = C - B
= (7, (p - 1), -5) - (1, -2, 1)
= (6, (p + 1), -6)
kita cari konstanta yang mengubah (-2, -4, 2) menjadi (6, (p + 1), -6)
misal kita ambil vektor dari sumbu x
-2 * x = 6
x = 6 / -2
x = -3
maka,
-4 * x = (p + 1)
-4 * -3 = p + 1
12 = p + 1
p = 12 - 1
p = 11
8. Diketahui titik A(3, 1, –4), B(3, –4, 6) dan C(–1, 5, 4), titik P membagi vektor AB sehingga AP : PB = 3 : 2, maka vektor yang di wakili oleh vektor PC adalah (–4, 7, 2). Vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan arah. Penulisannya bisa ditulis dalam 2 huruf kapital atau 1 huruf kecil. Penulisan vektor bisa dalam bentuk
- Baris: u = (u₁, u₂)
- Kolom: u =
- Basis: u = u₁i + u₂j
Vektor posisi adalah vektor yang titik pangkalnya di titik O, contoh:
- OA = a, OB = b, OP = p dan sebagainya
Jika titik pangkalnya bukan di titik O, maka
- AB = b – a
- PQ = q – p
Perbandingan pada vektor
Jika P membagi AB dengan perbandingan AP : PB = m : n, maka
p =
Diketahui
- A(3, 1, –4)
- B(3, –4, 6)
- C(–1, 5, 4)
- AP : PB = 3 : 2
Ditanyakan
Vektor PC = .... ?
Jawab
AP : PB = 3 : 2, maka
p =
p =
p =
p =
p = (3, –2, 2)
Jadi vektor PC
= c – p
=
=
= –4i + 7j + 2k
= (–4, 7, 2)
Jawaban: E
9. Diketahui panjang proyeksi vektor a = (–2, 8, 4) pada vektor b = (0, p, 4) adalah 8. Nilai p = 3. Vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan arah. Penulisannya bisa ditulis dalam 2 huruf kapital atau 1 huruf kecil. Penulisan vektor bisa dalam bentuk
- Baris: u = (u₁, u₂, u₃)
- Kolom: u =
- Basis: u = u₁i + u₂j + u₃k
Panjang vektor u: |u| =
Perkalian vektor
- u • v = u₁.v₁ + u₂.v₂ + u₃.v₃
- u • v = |u| . |v| cos α
dengan α adalah sudut antara vektor u dan vektor v
Proyeksi vektor ortogonal u pada v
Proyeksi skalar u pada v (panjang proyeksi vektor u pada v)
Diketahui
- vektor a = (–2, 8, 4)
- vektor b = (0, p, 4)
panjang proyeksi vektor a pada b = 8
Ditanyakan
Nilai p = ... ?
Jawab
a . b =
a . b = –2(0) + 8p + 4(4)
a . b = 8p + 16
Panjang vektor b
|b| =
|b| =
Panjang proyeksi vektor a pada b = 8
= 8
= 8
= 8
8(p + 2) = 8√(p² + 16)
(p + 2) = √(p² + 16)
==> kedua ruas dikuadratkan <==
(p + 2)² = (p² + 16)
p² + 4p + 4 = p² + 16
4p = 16 – 4
4p = 12
p = 3
Jawaban: C
10. a.b=0
P(4)+2(-3)-1(6)=04p-6-6=0
4p= 12
p=3
(a-b).2c =
(3) (4) (2) (-1) (4)
(2) - (-3) × 2 (-1) = (5) × (-2)
(-1) (6) (3) (-7) (6)
= -4-10-42
= -56
11. AB = b - a
= (3,3,1) - (1,2,3)= (2,1,-2)
BC = c - b
= (7,5,-3) - (3,3,1)
= (4,2,-4)
AB : BC
(2,1,-2) : (4,2,-4)
(2,1,-2) : 2(2,1,-2)
1 : 2
Jadi, AB : BC = 1 : 2
Jawaban: A
12. |a+b| = √|a|² + |b|² + 2 |a| |b| . cos x
|a-b| = √|a|² + |b|² - 2 |a| |b| . cos x
√|a|² + |b|² + 2 |a| |b| . cos x = √|a|²+|b|² + 2 |a| |b| . cosx
AKAR NYA HILANG JADI
|a|² + |b|² + 2 |a| |b| . cosx = |a|²+|b|² + 2 |a| |b| . cosx
=> |a| |b| . cos x + 2 |a| |b| . cos x = 0
=> 4 |a| |b| . cos x = 0
=> 0/4 |a|.|b|
=> 0
cos x = 0 = 90°
jadi a dan b saling membentuk sudut 90°
AB=(-1,1,-1)-(2,7,8)
=(-3,-6,-9)
BC=(0,3,2)-(-1,1,-1)
=(1,2,3)
e= u•v/|v|² kali v
=(-3•1)+(-6•2)+(-9•3)/(√1²+2²+3²)²kali (1,2,3)
=-3-12-27/(√14)² kali (1,2,3)
=-42/14 kali (1,2,3)
= -3(1,2,3)
= (-3,-6,-9)
= 6i - 2j + 4k
Jawaban: B
16. a =
3.2 + (-2).y + 1.2 =
17. Diketahui
dan
Kedua vektor membentuk sudut θ dengan cos θ = ⁶/₁₁.
Vektor proyeksi u pada v adalah
Ditanya
Nilai b
Penyelesaian
Kita coba siapkan terlebih dahulu perkalian titik (dot product) dari vektor u dan vektor v.
Langkah pertama adalah membentuk persamaan dari vektor-vektor u dan v terkait cosinus sudut antara keduanya.
Rumus cosinus sudut vektor u dan v
Sederhanakan dengan kedua pembilang dibagi 3.
Kita sebut sebagai Persamaan-1.
Langkah kedua adalah membentuk hubungan antara vektor v dengan vektor proyeksi u pada v yaitu vektor p.
Vektor proyeksi u pada v adalah vektor p, yakni
Kita misalkan sebagai k yaitu faktor pembanding (atau pengali).
Dapat disimpulkan bahwa jika vektor proyeksi u pada v adalah p, maka terdapat hubungan
Diperoleh ka = 4, kb = 2, dan ka = 4.
Dari k = ⁴/ₐ disubsitusikan ke kb = 2 menjadi (⁴/ₐ)b = 2 lalu menjadi 4b = 2a.
Selanjutnya diperoleh hubungan a = 2b sebagai Persamaan-2.
Substitusikan Persamaan-2 ke Persamaan-1.
Kuadratkan kedua ruas untuk menghilangkan akar kuadrat.
Kalikan silang.
5b² + 81 = 121
5b² - 40 = 0
Sederhanakan kedua ruas dengan dibagi 5.
b² - 8 = 0
Faktorkan.
(b - √8)(b + √8) = 0
Untuk b = √8 diperoleh b = 2√2
Karena a = 2b jadi a = 2 x 2√2 =4√2
Jawaban: E
18. Cara:
C = (1,9,0)
AB = vektor B - vektor A
AB = (6,10,-6) - (4,7,0)
AB = (2,3,-6) > u
AC = vektor C - vektor A
AC = (1,9,0) - (4,7,0)
AC = (-3,2,0) > v





Komentar
Posting Komentar